Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sabtu, 29 Januari 2011

Perkembangan Mainan Anak


Game Animal Kaizer
foto by Bung Yus

Dulu saat saya masih  usia anak anak di era tahun 80an-90an atau pun jamnnya orang tua kita dulu. Mainan yang kita miliki atau pun yang kita lakukan merupakan mainan hasil dari kreasi, ide dan usaha kita untuk bermain.  Banyak ragam mainan pada kala itu yang sekarang ini sudah hampir tidak kelihatan di kota kota besar seperti Jakarta, diantaranya :
- Galasin
- Demprak
- Damdas
- Congklak
- Petak Umpet
- Gundu
- Dampu
- Benteng 1
- Angkrik dan lain lain.






Padahal mainan mainan tersebut merupakan permaianan yang mendidik, ada unsur olah raga dan unsur pendidikannya. Di kala itu kita sebagai anak harus lebih berkreatif jika ingin memiliki mainan. Kadang kita menggunakan batang pohon pisang untuk membuat senapan, kita membuat biji karet untuk dibuat baling baling, bahkan kaleng susu dan sandal bekas kita ubah menjadi mobil mobilan. Semua material kita ambil dari alam sekeliling kita.


Permainan Gasing Modern
foto by Bung Yus

Apalagi di masa itu, mall jumlahnya amat sedikit dan tempat sarana bermain bisa dihitung degan jari. Kita bermain dengan sesama teman di lingkungan tetangga/rumah di dalam satu tempat/kawasan.

Ini membuat jalinan hubungan pertemanan dan persaudaraan semakin erat dan dekat.



Motor Tron Foto By Bung
 Sesuai dengan perkembangan jaman, mainan saat ini telah berkembang dengan sangat pesat baik dari segi tekhn ologi maupun mateialnya. Kita bisa lihat dibeberapa tempat mall perbelanjaan, banyak terdapat tempat bermaian game untuk anak anak yang sudah sangat canggih.

Saya pernah menonton acara "Kick Andy" yang mengulas soal permaian tradisional. Ternyata masih ada beberapa orang/pemuda yang melestarikan permainan asli Tradisional Indonesia dan mengembangkan permaianan tersebut agar lebih menarik minat anak anak.

Dan ternyata, yang lebih berminat bermain permainan tradisional ini kebanyakan adalah anak anak yang berasal dari kota kota besar yang mungkin jenuh dengan permainan modern. Semoga permaianan Tradisonal Asli Indonesia tetap masih ada dan mampu bertahan dari serangan permainan modern.

Salam Bakul..................

Tidak ada komentar: